Selamat Datang di Website Resmi Desa

Artikel

Pemdes Sumurgung Laksanakan Penyembelihan Hewan Kurban dan Bucu Tulak

20 Juli 2021 12:43:02  Smart Village  103 Kali Dibaca  Berita Desa

Balai Desa Sumurgung, Selasa (20/7). Pemdes Sumurgung menggelar penyembelihan hewan kurban dan pembacaan bucu tulak bersama warga. Agenda ini selain merupakan keharusan di hari raya kurban, juga merupakan iktihiar permohonan kepada Allah SWT agar wabah segera berakhir. Penyembelihan hewan kurban dipimpin langsung oleh Mudin Mujab selaku tokoh agama. Dalam proses penyembelihan Mudin Mujab menyampaikan beberapa hal terkait ikhtiar dan doa. “Selain dengan kita mengikuti anjuran yang diperintahkan kepada Nabiullah Ibrahim, melalui ini kita juga menumbuhkan jiwa sosial, serta dimasa covid-19 ini, juga untuk memberi semangat kepada masyarakat agar doa-doa yang dipanjatkan memohon untuk dikabulkan” Mujab.

 

Sementara itu dari hasil penyembelihan hewan kurban yang berlangsung di Balai Desa Sumurgung akan dibagikan kepada 200 warga Sumurgung. Sapi Berangus merupakan jenis sapi yang disembelih oleh Pemerintah Desa Sumurgung yang diberikan oleh PT. Semen Gresik. Setiap Tahun Semen Gresik memberikan hewan kurban. “sapi yang akan di kurbankan ini merupakan pemberian Semen Gresik. Biasanya sampai 6 ekor diberikan, namun tahun ini hanya menerima satu saja. Harapan saya tahun-tahun depan bisa bertambah lagi dan juga semoga daging kurban ini bisa membantu warga” tukas Prayitno (kepala Desa Sumurgung).

 

Selepas penyembelihan hewan kurban di waktu pagi, Pemdes Sumurgung beserta warga Desa melangsungkan pembacaan doa Bucu Tulak pada malam hari yang berada di perempatan jalan Bongkol 1 dipimpin oleh Mudin (tokoh agama) Mujab dan halaman kantor Desa dipimpin oleh Pimpinan Pondok Pesantren Yanbu’ul Ulum Desa Sumurgung. Doa dan makan bersama merupakan ekspresi spritual warga Sumurgung dalam rangka memohon bersama-sama agar wabah pandemic covid-19 segera diangkat oleh Allah SWT. Dalam kesempatan pembacaan Bucu Tulak, KH. Yahya Romli selaku Pimpinan Ponpes Yanbu’ul Ulum menyampaikan bahwa kita tidak boleh takut pada sebab kematian. Mestinya takut kepada yang membuat kematian yakni Allah SWT. Kita mesti yakin bahwa yang memberi penyakit, dialah yang menyembuhkan dan mengangkat penyakit.

 

Agenda Bucu Tulak tidak hanya sekadar baca doa menolak bala, melainkan juga adalah sedekah berbagi kepada sesama untuk menguatkan sesama. “bucu tulak ini, merupakan sedekah. Kita bersedekah berbagi bersama, menolong sesama. Siapa yang menolong sesama, akan ditolong oleh yang Maha Menolong. Akan dijauhkan dari segala penyakit dan ini ikhtiarnya” Ujar Aba Yahya (sapaan akrab KH. Yahya Romli Pimpinan Ponpes Yanbu’ul Ulum. Dalam kesempatan yang sama, Pemdes juga menyampaikan bahwa agenda ini, tidak lain adalah niat pemerintah untuk masyarakat Sumurgung dijauhkan dari wabah dan bencana.

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
E-mail
Isi Pesan
  CAPTCHA Image [ Ganti gambar ]
  Isikan kode di gambar
 


Aparatur Desa

Tuban adalah Kita

Sinergi Program

Website Tuban
Pengaduan Masyarakat
Covid Jatim
Covid Tuban
JDIH Kabupaten Tuban

Agenda

Statistik Penduduk

Peta Desa